Permainan edukatif untuk bayi 6-9 bulan

Mainan Lampu. Bisa senter mainan atau mainan lain yg memancarkan cahaya warna-warni. Nyalakan mainan itu ke segala arah. Amati mata si kecil mengikuti gerakan sinar. Selain mengasah kemampuan visual juga mengenaikan aneka warna.

Putar musik Mainan ini bisa berupa boneka binatang, orang , tokoh kartun dan lain-lain jika dibunyikan mainan ini kan mengeluarkan bunyi atau musik. Mainan ini akan meningkatkan pendengaran bayi dan membatu merangkaikan koneksi saraf-saraf diotaknya.

Boneka tangan. Pilihlah boneka tangan yg disukai bayi beragam permainan bisa dilakukan dengan boneka tangan. Contoh mainan petak umpet. Sembunyikan boneka di tempat tertenu seperti dibalik punggung atau dibalik bantal , biarkan si kecil mencarinya.kita juga bisa berkomunikasi dengan si kecil lewat boneka. Permainan ini tdk hanya melatih kognisi bayi tapi juga kecakapan berbahasannya.

Mainan peralatan dapur.seperti sedndok, piring plastik dan panci. Biarkan ia memainkannya satu persatu sambil kita menjelaskan satu persatu alat dapur itu. Selain mengenalkan peraltan dapur juga melatih kemampuan motorik bayi ketikamencoba memegang dan mencengkram mainan itu.

Mainan yang dibungkus,. Bungkuslah mainan menyerupai kado. Biar ia berusaha membuka mainan tersebut satu persatu. Lihatlah reaksinya ketika membuka mainan berisi bola , boneka binatangdan lainnya. Selain melatih kekuatan jari-jemari juga menumbuhkan rasa penasaran dan minat mengeksplorasi.

Sumber www.ibudanbalita.com

Advertisements

Stimulasi pada bayi umur 6-9 bulan

GERAK KASAR

Stimulasi yang perlu dilanjutkan.

  • Menyangga berat.
  • Mengembangkan kontrol terhadap kepala.
  • Duduk

Merangkak

Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak ke arah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

Menarik ke posisi berdiri.

Dudukkan bayi di tempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hat tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.

Berjalan berpegangan.

Ketika bayi telah mrampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya di depan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pads ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.

Berjalan dengan bantuan.

Pegang kedua tangan bayi dan bust agar ia mau melangkah.

GERAK HALUS

Stimulasi yang perlu dilanjutkan.

  • Memegang benda dengan kuat.
  • Memegang benda dengan kedua tangannya.
  • Mengambil benda-benda kecil

Memasukkan benda ke dalam wadah.

Ajari bayi cara memasukkan mainan/ benda kecil ke dalam suatu wadah yang dibuat dari karton/kaleng/kardus/botol air mineral bekas. Setelah bayi memasukkan benda-benda tersebut ke dalam wadah, ajad cara mengeluarkan benda tersebut clan memasukkannya kembali. Pastikan benda-benda tersebut tidak berbahaya, seperti: jangan terialu kecil karena akan membuat tersedak bila benda itu tertelan.

Bermain “genderang”.

Ambil kaleng kosong bekas, bagian atasnya ditutup dengan plastik/kertas tebal seperti “genderang”. Tunjukkan cara memukul “genderang” dengan sendok/centong kayo hingga menimbulkan suara.

Memegang alat tulis dan mencoret-coret.

Sediakan krayon/pensil berwarna clan kertas bekas di atas meja. Dudukkan bayi di pangkuan anda, bantu bayi agar ia dapat memegang krayon/pensil clan ajarkan bagaimana mencoret-coret kertas.

Bermain mainan yang mengapung di air.

Buat mainan dari karton bekas/kotak/gelas plastik tertutup yang mengapung di air. Biarkan bayi main dengan mainan tersebut ketika mandi. Jangan biarkan bayi sendirian ketika mandilmain di air.

Membuat bunyi-bunyian.

Tangan kanan clan kid bayi masing-masing memegang mainan yang tidak dapat pecah (kubus/balok kecil). Bantu agar bayi membuat bunyi bunyian dengan cara memukul-mukul ke 2 benda tersebut.

Menyembunyikan dan mencari mainan.

Sembunyikan mainan/benda yang disukai bayi dengan cara ditutup selimut/koran, sebagian saja. Tunjukkan ke bayi cara menemukan mainan tersebut yaitu dengan mengangkat kain/koran penutup mainan. Setelah bayi mengerti permainan ini, maka tutup mainan tersebut dengan selimut/ koran, dan biarkan ia mencari mainan itu sendiri.

BICARA DAN BAHASA

Stimulasi yang perlu dilanjutkan

  • Berbicara.
  • Mengenali berbagai suara.
  • Mencari sumber suara.
  • Menirukan kata-kata.

Menyebutkan nama gambar-gambar di buku/majalah.

Pilih gambar-gambar menarik yang berwarna-warni (misal: gambar binatang, kendaraan, meja, gelas dan sebagainya) dari buku/majalah bergambar yang sudah tidak terpakai. Sebut nama gambar yang anda tunjukkan kepada bayi. Lakukan stimulasi ini setiap
hari dalam beberapa menit saja.

Menunjuk dan menyebutkan nama gambar-gambar .

Tempelkan berbagai macam guntingan gambar yang menarik dan berwama-wami (misal: gambar binatang, mainan, alat rumah tangga, bunga, buah, kendaraan dan sebagainya), pads sebuah buku tulis/gambar. Ajak bayi melihat gambar2 tersebut, bantu ia menunjuk gambar yang namanya anda sebutkan. Usahakan bayi mau mengulangi kata-kata anda. Lakukan stimulasi ini setiap had dalam beberapa menit saja.

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

Stimulasi yang perlu dilanjutkan.

  • Memberi rasa aman dan kasih sayang.
  • Mengajak bayi tersenyum.
  • Mengayun
  • Bermain “Ciluk-ba”
  • Melihat di kaca

Permainan ’bersosialisasi’.

Ajak bayi bermain dengan orang lain. Ketika ayah pergi, lambaikan tangan ke bayi sambil berkata “da… daag”. Bantu bayi dengan gerakan membalas melambaikan tangannya. Setelah ia mengerti permainan tersebut, coba agar bayi mau menggerakkan tangannya sendiri ketika mengucapkan kata-kata seperti di atas

Sumber http://formspring.me/draguscn